jump to navigation

August 13, 2008

Posted by hendroe in Uncategorized.
trackback

Assalamu’alaykum….

Bismillah dengan menyebut nama Alah ane mawu nasi bacaan dzat yang maha pengasih dan bagi yang mbaca, puji syukur hanya kepad Allah dzat yang Maha segala…

pada kesempatan ini ane ingin menyampaikan sebagian ilmu din yang pernah ane pelajari bersama-sama temen-temen seiman dan segama…

namun jika terdapat kekurangan dam artikel ini penulis minta maaf, kritik, dan saran supaya semua bisa lurus sebagaimana perintah Allah dan yang dicontohkan Rosululloh

Sering sekali kita mendengar bahwasannya amalan manusia akan diterima Allah jika memenuhi dua persyartan, yaitu:

1. amalan yang diamalkan dengan rasa ikhlas.

amalan yang dilakukan dengan hati nurani tanpa paksaan dari pihak manapun. Namun iman yang melekat dalam diri kita sendiri yang harus memaksa diri dalam beramal. dan amalan tersebut harus dilaksanakan dengan ikhlas semata-mata karena Allah, bukan yang lain. sebagaimana sabda Rosul “Innamal a’malu binniat”, semua amal perbuatan tergantung pada niat. suatu aalan yang dilaksanakan karena rasa ikhlas kepada Allah, Allah akan ridlo. Dan dari ridlo Allah-lah kita akan mendapatkan kebaikan dunia wal akhirat.   Mungkin untuk kali pertama suatu amal kebaikan akan terasa berat untuk diamalkan. namun amalan yang telah terbiasa akan terasa aneh dan ada hal yang janggal dalam diri, jika tidak dikerjakan. oleh karena itu kita harus memacu diri dan memaksa diri khususnya dalam hal berbuat baik. InsyaAllahsemua bisa kita kerjakan dengan lancar…

2. amalan yang sesuai dengan yang telah dicontohkan Rosulullah

amalan yang sesuai dengan contoh rosul, atau yang sering kita kenal dengan i’tiba’  Rosul. sebagaimana Rosullllah  bersabda:

“barang siapa yang membuat-buat hal yang baru dalam urusan ibadah, yng tidak ada dasar hukumnya akan tertolak”

dari hadist diatas sangatlah jelas bahwa ibadah yang tidak sesuai dengan ajaran Rosulullah akan tertolak.  hal seperti ini merupakan perkara bid’ah. dimana perkara bid’ah adalah perkara yang sesat dan perkara yang sesat adalah NERAKA. oleh krena itu dalam beribadah kita harus berhati-hati, karena bisa jadi amalan yang baik bisa termasuk dalam bid’ah, karen tidak tepat dalam penempatannya dan pelaksanaannya…

semoga dengan sedikit ilmu kita bisa bersama-sama mendapatkan tiket ke surga…  Amin ya Allah..

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: